
Nusantara | Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:12 WIB
Perajin muda di Sumba Timur merevitalisasi tradisi tenun ikat dengan pewarna alami organik untuk merespons geliat tren busana berkelanjutan. Inisiatif ekonomi kreatif berbasis komunitas ini tidak hanya menyejahterakan warga lokal, tetapi juga menjaga kelestarian budaya serta ekosistem alam pulau tersebut.